EMERGENCY BOOT DISK
Emergency Boot Disk (EDB) dibuat dengan tujuan untuk melindungi Windows NT/2000 dari resiko kegagalan Start Up. Pembuatannya dapat dilakukan secara sederhana dengan cara sebagai berikut :
1. Format disket dengan Windows NT
Jangan di beri tanda cek pada ‘Quick Format’
Klik Start, tunggu sampai proses format selesai.
2. Setelah format selesai, lakukan explore My Computer dan copy file file NTDETECT.COM , NTLDR dan BOOT.INI ke dalam disket yang barusan diformat via Windows NT.
Lakukan langkah ini setiap kali terjadi instalasi upgrade seperti instalasi Service Pack, penambahan/pengurangan partisi Hard Disk, Disk Letter Assignment , perubahan First Boot Partition dan pembuatan mirror maupun Strip Set. Simpan disket tersebut di tempat yang aman (bisanya disimpan di dalam casing komputer yang bersangkutan untuk memermudah pencarian). . Karena disket sering dan cepat mengalami kerusakan, disarankan untuk suatu perioda tertentu, periksalah apakah disket tersebut berfungsi atau tidak dengan jalan menguji apakah disket tersebut dapat digunakan untuk melakukan startup Windows NT.
Jika Windows NT dipasang dalam Hard Disk bertype SCSI, file yang harus dicopy ke dalam disket adalah NTDETECT.COM , NTLDR, BOOT.INI dan NTBOOTDDD.SYS
Jika komputer yang digunakan berbasis RISC, file yang harus dicopy adalah OSLOADER, *.PAL dan HAL.DLL.
Untuk Windows 2000, cara membuatan EBD dapat dilakukan sebagai berikut :
1.Masukkan CD Installer Windows 2000, misal nama CD ROM menggunakan huruf P
2.Jalankan Command Prompt
3.Masukkan Floppy Disk ke salah satu disk drive, misal A
4.Ketik command P:\BOOTDISK\MAKEBOOT.EXE A:
5.Tunggu sampai proses selesai
Sumber : LAB DINAMIKA PPAUIR ITB


0 comments:
Post a Comment